Alasan Bimtek SIPADES di Jakarta, Dinas PMD Pungut Biaya Rp.19 Juta kepada 168 Desa di Mamasa

Foto: Kepala Bidang Pemdes dan Sarana Prasarana Desa, Dinas PMD Mamasa, Kaharuddin, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu

JOURNALINVESTIGASI.COM, MAMASA – Dinas Pemberdyaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), tengah merencanakan bimbingan teknis (Bimtek) di Jakarta.

Bimtek ini rencananya akan digelar dalam beberapa pekan ke depan, dengan melibatkan kepala desa dan perangkat desa masing-masing.

Kepala Bidang Pemdes dan Sarana Prasarana Desa, Dinas PMD Mamasa, Kaharuddin mengatakan, rencana kegiatan pelatihan peningkatan kapasiras kepala desa dan aparat desa, berdasaerkan Permendagri tentang optimalisasi penerapan Aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES).

Selain itu, kegiatan ini juga berdasarkan surat dari Dinas PMD Provinsi Sulbar, tentang penganggaran peningkatan kapasitas operator Aplikasi Sipades.

Berdasarkan surat tersebut, Dinas PMD kata Kaharuddin, menindaklanjuti dengan kegiatan itu melalui petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan, yang ditandatangani Bupati Mamasa, H. Ramlan Badawi.

Selanjutnya, surat itu ditindaklanjuti oleh Dinas PMD Mamasa, dengan menganggarkan kegiatan itu melalui dana desa (DDs).

Menurut dia, tujuan pelaksanaan kegiatan ini, agar penggunaan Aplikasi SIPADES diterapkan di desa.

Melalui penggunaan aplikasi itu, pengelolaan aset desa akan lebnih baik sebab sejauh ini pengeloaan aset desa tidak terkelola dengan baik.

“Sehingga inilah dibutuhkan Aplikasi SIPADES supaya bagaimana aset desa bisa terdata dengan baik,” ungkap Kaharuddin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/6/2022) siang tadi.

Terhadap kegiatan ini, masing-masing kepala desa telah menganggarkan biaya kegiatan dan tinggal menunggu waktu pelaksanaan.

Pos terkait