Longsor Sebabkan 3 Desa di Mehalaan Nyaris Terisolir, Warga Menanti Perbaikan

Foto; Longsor di Poros Matangnga-Mehalaan

JOURNALINVESTIGASI.COM, MAMASA – Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Minggu (12/6/2022) kemarin hingga pagi tadi, mengakibatkan longsor disejumlah titik.

Beberapa titik diantaranya di wilayah Desa Botteng dan Desa Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa.

Bacaan Lainnya

Longsor di dua desa itu terjadi pada Senin (13/6/2022) dini hari tadi.

Akibat materia longsor menutup badan jalan, tiga desa di Kecamatan Mehalaan nyaris terisolir, yakni Desa Passembuk, Desa Botteng dan Desa Kondo.

Dari penuturan warga, ada sekira 20 titik longsor menutup akses penghubung tiga desa itu.

Beberapa titik diantaranya tak bisa diakses kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Rusli, warga Desa Botteng mengatakan, kondisi jalan dari Desa Botteng menuju ibu kota Kecamatan Mehalaan tertutup material longsor.

Agar bisa diakses, pihak terkait mesti mengerahkan alat berat membersihkan material longsor.

Warga kata dia, berupaya membersihkan material longsor namun terkendala lantaran hanya menggunakan alat seadanya.

“Mesti menggunakan ekskavator karena besar longsornya,” kata Rusli, Senin (13/6/2022) pagi tadi.

Dibeberapa titik terparah lanjut Rusli, pengendara terpaksa menggotong motor agar bisa melintas.

“Saya angkat motorku kalau yang paling parah, kadang saya potong kompas di hutan-hutan,” tuturnya.

Seperti diketahui, jalan yang terdampak longsor itu merupakan jalan poros Matangnga-Keppe, yang bersatatus jalan Provinsi Sulbar.(*)

Pos terkait