Ungkap Fakta Peristiwa Berdarah di Aralle, Polda Sulbar Datangkan Tim Forensik

Foto: Suasana TKP Korban dugaan pembunuhan di Aralle, terdapat mobil DVI Polda Sulbar

Ungkap Fakta Peristiwa Berdarah di Aralle, Polda Sulbar Datangkan Tim Forensik

JOURNALINVESTIGASI.COM,┬áMAMASA – Hingga saat ini, Kepolisian Resor Mamasa masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tewasnya pasangan suami istri (Pasutri) di Kecamatan Aralle, Minggu (7/8/2022) lalu.

Diberitakan sebelumnya, beberapa jam setelah penemuan jenazah kedua korban, pihak Polres Mamasa dibantu Inafis Polda Sulbar, melakukan visum di Puskesmas Aralle

Bacaan Lainnya

Dari hasil visum, terdapat enam luka sobek pada kepala korban Porepadang dan 2 luka pada bagian kepala istrinya, Sabriani.

Dari hasil itu, pihak penyidik menduga korban meninggal setelah mendapat penganiayaan.

Namum untuk mengungkapkan pasti motif pelaku menghabisi nyawa korban, pihak polisi masih melakukan penyelidikan.

Guna mempercepat proses pengungkapan kasus itu, Polres Mamasa membentuk tim khusus.

Lima hari pasca peristiwa itu, pihak kepolisian masih berupaya mengungkap siapa pelaku di balik pembunuhan itu.

Pada Jumat (12/8/2022) pagi tadi, rumah korban yang jadi tempat kejadian perkara (TKP), masih dijaga ketat pihak petugas.

Bahkan dari pantauan awak media, sejumlah tim dari Ahli Forensik Polda Sulbar, juga berada di TKP.

Di TKP, tampak sebuah mobil hitam milik Polda Sulbar, bertuliskan DVI.

Diketahui, DVI singkatan dari Disaster Victim Identification.

Tampak pula sejumlah personel Polda Sulbar, berseragam dokter polisi.

Dikonfirmasi terkait kedatangan Tim Forensik Polda Sulbar, Kapolres Mamasa, AKBP Harry Andreas mengatakan, hal itu berkaitan penyelidikan.

Pos terkait